DN Bagian dari Mengembalikan Fungsi Masjid
Selasa, 30 Juni 2015 08:54:06 WIB
Dilihat : 1159 kali

Dalam rangka memeriahkan Ramadhan bil Jami’ah 1436 H. segenap panitia Ramadhan bil Jami’ah (Panitia RBJ) menyelenggarakan beberapa acara kegiatan, salah satunya “Dialog Nasiona (DN)l” dengan tema “Peran Islam dalam Implementasi Hukum di Indonesia” yang bertempat di ruang utama Masjid Sunan Kalijaga, selepas pelaksanaan ibadah shalat taraweh. Acara ini diisi langsung oleh beberapa tokoh nasional seperti Dr. Abdullah Hehamahua, S.H., M.M. selaku penasehat KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selain tokoh tersebut juga diisi oleh Prof. KH. Yudian Wahyudi, MA. Ph. D yang merupakan Guru Besar Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Prof. H. Noorhaidi Hasan, MA. Ph.D selaku Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Yang unik dalam acara ini adalah dimana biasanya dialog selalu dilaksanakan di gedung-gedung dalam acara seminar-seminar. Maka lain halnya dalam acara ini, karena acara ini dilaksankan di ruang utama Masjid yang merupakan tempat biasa orang-orang melaksanakan ibadah.

“Ketika dialog dilaksanakan di gedung-gedung itu sudah menjadi suatu hal yang mainstream, disini kami mencoba untuk keluar dari kebiasaan itu. Dalam sejarahnya Masjid tidak bisa dipisahkan dari sejarah Rosulullah yang menjadikan Masjid sebagai tempat pusat ibadah umat Islam. Selain itu, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan bahkan pemerintahan, maka dari itu kami berusaha mencoba untuk mengembalikan fungsi Masjid tersebut.” Ujar Isna selaku salah satu Panitia RBJ, saat ditemui di lingkungan Masjid Sunan Kalijaga, Sabtu (27/6).

Sesuai dengan tema tersebut, dalam dialog nasional ini para narasumber membahas seputar peran umat Islam dalam implementasi hukum di Indonesia, juga membahas tentang kesenjangan-kesenjangan hukum yang terjadi di Indonesia. Selain itu, dalam acara tersebut jamaah sangat diperkenankan sekali untuk bertanya, karena dari pertanyaan jamaah tersebut akan muncul suatu permasalah yang terjadi di masyarakat secara aktual dengan kekinian. Maka disanalah dialog sangat berperan sekali dalam mengatasi setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Ed: Diki Ahmad

Berita Terkait

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom